Manajemen Sekolah
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh
Alhamdulillah pada kesempatan kali ini disini saya akan menyampaikan hasil bacaan saya mengenai " manajemen sekolah "
Berbicara mengenai manajemen sekolah sendiri ini ialah dimana suatu proses mengelola sekolah yang dilakukan melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sekolah agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Kepala sekolah sebagai manajer sekolah menempati posisi yang telah ditentukan di dalam organisasi sekolah. Salah satu prioritas kepala sekolah dalam manajemen sekolah ialah manajemen pembelajaran.
Dalam konsep Manajemen Sekolah sendiri, manajemen hubungan sekolah dengan orang tua wali murid diharapkan berjalan dengan selaras dan beriringan. Hubungan yang harmonis membuat masyarakat memiliki tanggung jawab untuk memajukan sekolah. Penciptaan hubungan tersebut akan memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat dan stakeholder. Gambaran yang jelas dapat diinformasikan kepada masyarakat umum melalui laporan kepada orang tua wali murid, kunjungan ke sekolah, kunjungan ke rumah murid, penjelasan dari staf sekolah, dan laporan tahunan sekolah. Melalui hubungan yang harmonis diharapkan tercapai tujuan hubungan sekolah dengan masyarakat, yaitu proses
pendidikan terlaksana secara produktif, efektif, dan efisien sehingga menghasilkan lulusan yang produktif dan berkualitas.
Lulusan yang berkualitas akan terlihat dari
penguasaan/kompetensi murid tentang ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat dijadikan bekal ketika terjun di tengah-tengah masyarakat.
Adapun untuk Tujuan Manajemen Sekolah sendiri dimana secara umum,
yaitu :
- Mutu pendidikan yang berkualitas yaitu melalui kemandirian sekolah dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang ada,
- Sinergitas warga sekolah dan masyarakat yang baik dalam
penyelenggaraan pendidikan melalui pengambilan Kebijakan bersama,
-Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua, masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya,
- kompetisi mutu antar sekolah yang sehat untuk barometer mutu pendidikan yang sesuai dengan perkembangan saat ini. Selain itu, Manajemen Sekolah akan memberikan beberapa manfaat diantaranya:
- sekolah dapat menyesuaikan dan meningkatkan kesejahteraan Pendidik dan tenaga pengajar sehingga dapat lebih berkonsentrasi pada tugasnya sebagai pendidik,
-Memiliki keleluasaan untuk pengelolaan sumberdaya dan penyertaan masyarakat dalam berpartisipasi di sekolah, serta
mendorong profesionalisme sivitas akademika yang ada disekolah, dalam peranannya sebagai manajer maupun pemimpin sekolah,
- Pendidik didorong untuk berinovasi,
- Rasa tanggap sekolah terhadap kebutuhan setempat meningkat dan menjamin layanan pendidikan sesuai dengan tuntutan masyarakat sekolah dan peserta didik.
Manajemen sekolah sendiri memiliki dua aspek, yaitu Manajemen eksternal dimana yang mencakup hubungan antara sekolah dengan pihak di lingkungan luar sekolah, seperti misalnya masyarakat setempat, pemimpin dari masyarakat setempat, dan pemimpin daerah, hingga dinas-dinas yang berkaitan dengan fungsi sekolah. Sedangkan untuk yang kedua mengenai manajemen internal yang dimana mencakup segala hal yang ada di sekolah, mulai dari infrastruktur seperti gedung sekolah, kelas, juga SDM yang ada di sekolah sebagai sebuah organisasi, seperti guru, kepala sekolah, staf, siswa, dan seluruh pihak-pihak lainnya, yang memiliki peran dalam membantu kemajuan sekolah.
Dalam penerapan Manajemen Sekolah
Sendiri dimana dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan dan meningkatkan relevansi pendidikan di sekolah, dengan adanya wewenang yang lebih besar dan lebih luas bagi sekolah untuk mengelola urusannya sendiri.
proses untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan melakukan kegiatan dari empat fungsi utama yaitu merencanakan (planning), mengorganisasi (organizing), pelaksanaan (actuating), dan mengendalikan (controlling), dalam bidang garapan yang mencakup sumber daya manusia yang berkualitas, kurikulum yang terintegrasi dengan tujuan sekolah, siswa yang berbakat dan berminat, sarana dan prasarana yang memadai, pembiayaan dan finansial yang memadai, serta dukungan masyarakat, sehingga tujuan sekolah akan dapat tercapai dengan baik
kegiatan yang dilakukan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kinerja sekolah dalam pencapaian tujuan pendidikan baik tujuan nasional dan tujuan kelembagaan yang hasilnya bisa dilihat dari beberapa faktor sebagai indikator kinerja yang berhasil dicapai oleh sekolah. Kepala sekolah dituntut untuk mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mengelola berbagai komponen sekolah untuk mencapai tujuan sekolah yang dirumuskan. Kepala sekolah menunjukkan fungsinya sebagai dua peran besar yaitu peran sebagai manajer dan peran sebagai pemimpin.
Disini Peran kepala sekolah sendiri bila dikaitkan dalam manajemen sekolah adalah mengadakan buku-buku bersama dengan pedoman guru; guru memahami dan menjabarkan tujuan pendidikan yang meliputi tujuan umum, instruksional, kurikuler, dan tujuan khusus; guru menyusun program kurikuler dan kegiatan tambahan lainnya, termasuk berbagai program tahunan; guru mengembangkan alat dan media pembelajaran, menyusun jadwal dan pembagian tugas, mengembangkan sistem evaluasi belajar, melakukan pengawasan terhadap kegiatan proses belajar mengajar, menyusun norma kenaikan kelas, serta mengembangkan perpustakaan sebagai ilmu dan tempat belajar. Program yang menjadi prioritas
sekolah dalam implementasi manajemen
sekolah yaitu kurikulum dan pengajaran,
tenaga pendidikan, kesiswaan, sarana dan
prasarana pendidikan, pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat, serta pelayanan khusus lembaga pendidikan. Program kurikulum dan pengajaran mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian kurikulum. Seperti dimana Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, Pasal 38 ayat (1) berbunyi: “Pelaksanaan kegiatan pendidikan dalam satuan pendidikan didasarkan atas kurikulum yang berlaku secara nasional dan kurikulum yang disesuaikan dengan keadaan serta kebutuhan lingkungan dan ciri khas satuan pendidikan”.
Dalam pelaksanaan program manajemen sekolah sendiri, strategi yang diterapkan untuk tercapainya peningkatan mutu pendidikan, yaitu yang pertama ada sosialisasi program, analisis SWOT, pemecahan masalah, peningkatan mutu, dan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program sekolah. Tahap terakhir yaitu evaluasi pelaksanaan program sekolah. Evaluasi merupakan tindakan yang dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu program yang telah dilaksanakan. Evaluasi pelaksanaan program sekolah perlu dibuat laporan yang terdiri dari laporan keuangan dan laporan teknis. Laporan keuangan menyangkut penggunaan uang serta pertanggung jawabannya, sedangkan laporan teknis menyangkut program pelaksanaan dan hasil pelaksanaan program sekolah.
Dimana bahwasanya Manajemen sekolah ini sendiri ialah sangat mempengaruhi terutama dalam kualitas dan keberhasilan sekolah, dimana sehingga harus ada dukungan dari sumber daya, yaitu sumber daya manusia yang profesional untuk mengelola sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan yang berkompeten, sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta anggaran yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan adanya dukungan dari masyarakat sekitar. Agar manajemen sekolah dapat berfungsi secara optimal, maka diperlukan kepala sekolah yang mempunyai kemampuan dan berpandangan luas, baik dalam pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Selain itu, perlu adanya sistem manajemen yang baik pula dalam hal manajemen kesiswaan, kurikulum, tenaga kependidikan, sarana-prasarana, dana, serta hubungan sekolah dan masyarakat. Oleh karena itu, masing-masing komponen sekolah harus menjadi bagian yang saling mendukung dan melengkapi guna menciptakan manajemen sekolah yang baik demi tewujudnya tujuan pendidikan pada umumnya dan untuk mencapai tujuan sekolah pada khususnya.
Oleh karena itu, manajemen sekolah sangat diperlukan dan tidak boleh diabaikan sedikitpun agar program sekolah dapat dilaksanakan secara efektif sehingga dapat diperoleh hasil yang optimal sesuai sumber daya yang ada di sekolah. Manajemen sekolah harus dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh staf sekolah, siswa, dan masyarakat. Manajemen sekolah harus senantiasa mengelola sistem sekolah agar selalu lebih baik, karena lembaga pendidikan yang berkualitas adalah lembaga pendidikan yang mempunyai manajemen pengelolaan sekolah yang baik.
Sumber bahan bacaan :
https://ejournal.upi.edu/index.php/JAPSPs/article/view/6387
https://jurnal.stai-yaptip.ac.id/index.php/menata/article/view/163
https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/download/265/232/974